penulis dan karya sastra Angkatan 1945

Posted: 3 Oktober 2010 in Uncategorized

Angkatan ’45 lahir pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Angkatan ini lahir di tengah-tengah kancah revolusi. Banyak sekali nama lain yang diberikan sebelum pemakaian nama Angkatan ’45. Nama-nama tersebut adalah:

-Angkatan Muda

-Angkatan Jepang

-Angkatan Pembebasan

-Angkatan Chairil Anwar

-Angkatan Moderen

-Angkatan Gelanggang

-Angkatan Perang

-Ankatan Sesudah Perang

Ciri-ciri Angkatan ’45:

A. Humanisme yang artinya sastrawan masa itu tidak membeda-bedakan suku dan bangsa.

B. Universal yang artinya berkiblat kepada sastrawan di seliruh dunia yang di pandang baik.

C. Menggunakan bahasa sehari-hari

D. Revolusioner yang artinya Penulis dan Karya Sastra Angkatan 1945

E. Heroik artinya,banyak sekali karya sastra yang menggambarkan jiwa kepahlawanan dan ingin bebas dari penjajahan.

Tokoh-tokoh atau pelopor angkatan ’45:

* Chairil Anwar
Kerikil Tajam (1949)
Deru Campur Debu (1949)

* Asrul Sani, bersama Rivai Apin dan Chairil Anwar
Tiga Menguak Takdir (1950)

* Idrus
Dari Ave Maria ke Djalan Lain ke Roma (1948)
Aki (1949)
Perempuan dan Kebangsaan

* Achdiat K. Mihardja
Atheis (1949)

* Trisno Sumardjo
Katahati dan Perbuatan (1952)

* Utuy Tatang Sontani
Suling (drama) (1948)
Tambera (1949)
Awal dan Mira – drama satu babak (1962)

* Suman Hs.
Kasih Ta’ Terlarai (1961)
Mentjari Pentjuri Anak Perawan (1957)
Pertjobaan Setia (1940)

Komentar
  1. Dhicky mengatakan:

    Heheh lanjutkan dhesssss….. Tpi jujur aku krg trtarik sama satra heheh.. Tpi kmu msti lbih exist.. Good luckk…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s